Amunisi25: STORED PROCEDURE
Stored Procedure (stor-proc) merupakan
sekumpulan perintah-perintah SQL yang tersimpan dengan nama tertentu dan
diproses sebagai sebuah kesatuan. Secara sederhana dapat dikatakan sebagai
sebuah sub-program yang tersimpan di database. Stor-proc sangat mirip dengan
prosedur atau rutin pada bahasa pemrograman dalam hal bahwa mereka sama-sama dapat
melakukan hal-hal berikut:
- Menerima parameter sebagai input dan mengembalikan nilai-nilai dalam bentuk parameter output kepada yang memanggilnya.
- Mengandung perintah-perintah program yang melakukan operasi didalam database, termasuk memanggil prosedur yang lainnya.
Keuntungan-keuntungan menggunakan
stor-proc (menyimpan kode di database) dibandingkan menyimpan kode program di
aplikasi adalah:
1. Pemrograman menjadi lebih modular.
Prosedur hanya dibuat sekali, disimpan
dalam database, dan dapat dipanggil berulang kali dari program/interface
seperti visual basic delphi dll.
2. Eksekusi program akan menjadi lebih
cepat.
Menjalankan program untuk mengakses
database tentu saja akan lebih cepat dilakukan jika di dalam database itu
sendiri.
3. Mengurangi lalu lintas jaringan.
Efek
penggunaan stor-proc akan lebih terasa jika menggunakan aplikasi client/server yang
mengakses database di komputer (host) lain. Prosesnya jauh lebih cepat dengan
hanya mengirimkan stor-proc saja daripada mengirimkan baris-baris perintah SQL
yang ada di kode program interface (perintah-perintah query yang diketikkan di Visual
Basic).Untuk Materi dan Contoh soalnya bisa Anda download di sini !
Materi Stored Procedure
Contoh Stored Procedure
Semoga bermanfaat :D
Amunisi25: PEMROGRAMAN MODULAR
Pemrograman
modular merupakan salah satu kemudahan yang diberikan oleh bahasa pemrograman
Pascal terhadap programmer, karena di sini programmer dapat membagi program
yang sedang dibuatnya ke dalam modul-modul program tertentu. Sehingga dapat
menghindari penulisan teks program yang sama berkali-kali dan dapat juga
memudahkan dalam melakukan pelacakan kesalahan dalam program yang sedang dibuatnya.
Ada
2 jenis pemograman modular yang dibahas dalam praktikum ini, yaitu :
–
PROCEDURE
(Prosedur)
–
FUNCTION
(Fungsi)
PROCEDURE
Deklarasi
:
Procedure
NamaProcedure(DaftarParameter) ;
{Deklarasi}
Begin
.............
.............
End
;
Pemanggilan Procedure :
Suatu
procedure bukan merupakan program yang berdiri sendiri sehingga tidak dapat
dieksekusi secara langsung. Untuk itu suatu procedure memerlukan sebuah akses
pada program utama / modul lain yang befungsi sebagai pemanggil. Sedangkan cara
pemanggilannya adalah dengan : menuliskan nama procedurenya berikut parameternya
(jika ada).
Materi lebih lanjut bisa Anda download di sini !
Materi Pemrograman Modular
Semoga bermanfaat :D
Materi lebih lanjut bisa Anda download di sini !
Materi Pemrograman Modular
Semoga bermanfaat :D
Amunisi25: JOIN TABLE
Untuk mendapatkan data dari dua atau
lebih tabel, maka table-tabel tersebut harus dihubungkan terlebih dahulu, atau
yang biasa di sebut dengan JOIN.
Bentuk umum JOIN :
SELECT table1.column, table2.column
FROM tabel1, tabel2
WHERE tabel1.column=table2.column;
Untuk lebih jelasnya Anda bisa download materinya di sini !!!
Materi Join Table
Semoga bermanfaat :D
Untuk lebih jelasnya Anda bisa download materinya di sini !!!
Materi Join Table
Semoga bermanfaat :D
Amunisi25: UTL_FILE
ORACLE SUPPLIED PACKAGE
- DBMS_ALERT
- DBMS_LOCK
- DBMS_SESSION
- DBMS_OUTPUT
- HTP
- UTL_FILE
- UTL_MAIL
- DBMS_SCHEDULER
UTL_FILE Oracle Supplied Package:
- Menyediakan kapabilitas file teks I/O
- Mulai Oracle versi 7.3
UTL_FILE PACKAGE
- Procedure dan function yang ada dalam utl_file package dapat digunakan untuk :
Open files
Get text from files
Put text into files
Close files
- Terdapat 7 exception
Langkah-langkah menggunakan UTL_FILE Package
- Memberikan hak akses EXECUTE terhadap UTL_FILE
Connect sys/password as sysdba;
Grant execute on UTL_FILE to public;
- Buat logical directory (directory alias) dalam Oracle yang menghubungkan physical directory dalam sistem.
CREATE DIRECTORY DIR1 AS ‘D:\DATA’;
GRANT READ ON DIRECTORY DIR1 TO PUBLIC;
GRANT WRITE ON DIRECTORY DIR1 TO PUBLIC;
CATATAN : Sebelumnya ciptakan physical directory terlebih
dahulu
Untuk lebih jelasnya, Anda bisa download materi dan contoh soalnya di sini !
Materi UTL_FILE
Contoh UTL_FILE
Terima kasih, semoga bermanfaat :D
Untuk lebih jelasnya, Anda bisa download materi dan contoh soalnya di sini !
Materi UTL_FILE
Contoh UTL_FILE
Terima kasih, semoga bermanfaat :D
Amunisi25: CURSOR
PL/SQL tidak
mengizinkan untuk membuat query yang menghasilkan lebih dari datu baris untuk
ditampung dalam sebuah variabel.
Diperlukan
variabel yang dapat menampung lebih dari satu baris data --> CURSOR
Cursor Implisit
Cursor yang
tidak perlu untuk dideklarasikan sebelumnya.
Diasosiasikan
dengan perintah SELECT, INSERT, DELETE dan UPDATE.
Atribut dalam
cursor implisit:
- SQL%NOTFOUND
- SQL%FOUND
- SQL%ISOPEN
- SQL%ROWCOUNT
Cursor Eksplisit
Digunakan untuk
query yang mengembalikan hasil lebih dari satu baris.
Terdapat 4
atribut:
- %FOUND --> baris ditemukan
- %NOTFOUND --> baris tidak ditemukan
- %ROWCOUNT --> jumlah baris yang telah diambil (FETCH)
- %ISOPEN --> mengembalikan nilai TRUE jika cursor masih dalam keadaan terbuka (OPEN)
Penggunan Cursor
- Deklarasi Cursor
CURSOR
<nmCursor> IS
<statement SELECT>;
- Buka Cursor
OPEN
<nmCursor>;
- Ambil Data
FETCH
<nmCursor> INTO <nmVariabel>;
- Tutup Cursor
CLOSE
<nmCursor>;
Untuk lebih jelasnya, anda bisa download materi dan latihannya di sini !
Terima kasih, semoga bermanfaat :D
Statistics
Diberdayakan oleh Blogger.