Stored Procedure

Minggu, 21 Oktober 2012
Posted by Unknown
Tag : ,

Amunisi25: STORED PROCEDURE

Stored Procedure (stor-proc) merupakan sekumpulan perintah-perintah SQL yang tersimpan dengan nama tertentu dan diproses sebagai sebuah kesatuan. Secara sederhana dapat dikatakan sebagai sebuah sub-program yang tersimpan di database. Stor-proc sangat mirip dengan prosedur atau rutin pada bahasa pemrograman dalam hal bahwa mereka sama-sama dapat melakukan hal-hal berikut:
  • Menerima parameter sebagai input dan mengembalikan nilai-nilai dalam bentuk parameter output kepada yang memanggilnya.
  • Mengandung perintah-perintah program yang melakukan operasi didalam database, termasuk memanggil prosedur yang lainnya.
Keuntungan-keuntungan menggunakan stor-proc (menyimpan kode di database) dibandingkan menyimpan kode program di aplikasi adalah:   

1. Pemrograman menjadi lebih modular.
Prosedur hanya dibuat sekali, disimpan dalam database, dan dapat dipanggil berulang kali dari program/interface seperti visual basic delphi dll.  

2. Eksekusi program akan menjadi lebih cepat.
Menjalankan program untuk mengakses database tentu saja akan lebih cepat dilakukan jika di dalam database itu sendiri. 

3. Mengurangi lalu lintas jaringan.
Efek penggunaan stor-proc akan lebih terasa jika menggunakan aplikasi client/server yang mengakses database di komputer (host) lain. Prosesnya jauh lebih cepat dengan hanya mengirimkan stor-proc saja daripada mengirimkan baris-baris perintah SQL yang ada di kode program interface (perintah-perintah query yang diketikkan di Visual Basic).

Untuk Materi dan Contoh soalnya bisa Anda download di sini !

Materi Stored Procedure
Contoh Stored Procedure

Semoga bermanfaat :D

Amunisi25: PEMROGRAMAN MODULAR

http://www.blogcdn.com/www.tuaw.com/media/2010/11/java-duke-logo.png
Pemrograman modular merupakan salah satu kemudahan yang diberikan oleh bahasa pemrograman Pascal terhadap programmer, karena di sini programmer dapat membagi program yang sedang dibuatnya ke dalam modul-modul program tertentu. Sehingga dapat menghindari penulisan teks program yang sama berkali-kali dan dapat juga memudahkan dalam melakukan pelacakan kesalahan dalam program yang sedang dibuatnya.
Ada 2 jenis pemograman modular yang dibahas dalam praktikum ini, yaitu :
        PROCEDURE (Prosedur)
        FUNCTION (Fungsi)

PROCEDURE
Deklarasi :
Procedure NamaProcedure(DaftarParameter) ;
{Deklarasi}
Begin
.............
.............
End ;

Pemanggilan Procedure :
Suatu procedure bukan merupakan program yang berdiri sendiri sehingga tidak dapat dieksekusi secara langsung. Untuk itu suatu procedure memerlukan sebuah akses pada program utama / modul lain yang befungsi sebagai pemanggil. Sedangkan cara pemanggilannya adalah dengan : menuliskan nama procedurenya berikut parameternya (jika ada).

Materi lebih lanjut bisa Anda download di sini !
 
Materi Pemrograman Modular 

Semoga bermanfaat :D

Join Table

Sabtu, 20 Oktober 2012
Posted by Unknown
Tag : ,

Amunisi25: JOIN TABLE

Untuk mendapatkan data dari dua atau lebih tabel, maka table-tabel tersebut harus dihubungkan terlebih dahulu, atau yang biasa di sebut dengan JOIN.
Bentuk umum JOIN :
SELECT table1.column, table2.column
FROM tabel1, tabel2
WHERE tabel1.column=table2.column;

Untuk lebih jelasnya Anda bisa download materinya di sini !!!


Materi Join Table

Semoga bermanfaat :D

UTL_FILE

Rabu, 17 Oktober 2012
Posted by Unknown
Tag : ,

     Amunisi25: UTL_FILE

    

ORACLE SUPPLIED PACKAGE
  • DBMS_ALERT
  • DBMS_LOCK
  • DBMS_SESSION
  • DBMS_OUTPUT
  • HTP
  • UTL_FILE
  • UTL_MAIL
  • DBMS_SCHEDULER
UTL_FILE Oracle Supplied Package:
  • Menyediakan kapabilitas file teks I/O
  • Mulai Oracle versi 7.3
UTL_FILE PACKAGE
  • Procedure dan function yang ada dalam utl_file package dapat digunakan untuk :
Open files
Get text from files
Put text into files
Close files
  • Terdapat 7 exception
Langkah-langkah menggunakan UTL_FILE Package
  • Memberikan hak akses EXECUTE terhadap UTL_FILE
Connect sys/password as sysdba;
Grant execute on UTL_FILE to public;
  • Buat logical directory (directory alias) dalam  Oracle yang menghubungkan physical directory dalam sistem.
CREATE DIRECTORY DIR1 AS ‘D:\DATA’;
GRANT READ ON DIRECTORY DIR1 TO PUBLIC;
GRANT WRITE ON DIRECTORY DIR1 TO PUBLIC;
CATATAN : Sebelumnya ciptakan physical directory terlebih dahulu

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa download materi dan contoh soalnya di sini !

Materi UTL_FILE
Contoh UTL_FILE

Terima kasih, semoga bermanfaat :D


Cursor

Posted by Unknown

    Amunisi25: CURSOR

PL/SQL tidak mengizinkan untuk membuat query yang menghasilkan lebih dari datu baris untuk ditampung dalam sebuah variabel.
Diperlukan variabel yang dapat menampung lebih dari satu baris data --> CURSOR

Cursor Implisit
Cursor yang tidak perlu untuk dideklarasikan sebelumnya.
Diasosiasikan dengan perintah SELECT, INSERT, DELETE dan UPDATE.
Atribut dalam cursor implisit:
  • SQL%NOTFOUND
  • SQL%FOUND
  • SQL%ISOPEN
  • SQL%ROWCOUNT
Cursor Eksplisit
Digunakan untuk query yang mengembalikan hasil lebih dari satu baris.
Terdapat 4 atribut:
  • %FOUND --> baris ditemukan
  • %NOTFOUND --> baris tidak ditemukan
  • %ROWCOUNT --> jumlah baris yang telah diambil (FETCH)
  • %ISOPEN --> mengembalikan nilai TRUE jika cursor masih dalam keadaan terbuka (OPEN)
Penggunan Cursor
  • Deklarasi Cursor
CURSOR <nmCursor> IS
             <statement SELECT>;
  • Buka Cursor
OPEN <nmCursor>;
  • Ambil Data
FETCH <nmCursor> INTO <nmVariabel>;
  • Tutup Cursor
CLOSE <nmCursor>;

Untuk lebih jelasnya, anda bisa download materi dan latihannya di sini !


Terima kasih, semoga bermanfaat :D

Statistics

Diberdayakan oleh Blogger.

About

Ads Inside Post

Welcome to My Blog

Copyright © Beni Anggara